Pekerjaan perbaikan jalan ini dilaksanakan secara terstruktur mulai dari tahap awal hingga finishing, dengan mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, dan ketahanan jangka panjang. Proyek ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi jalan agar mampu menahan beban operasional berat, sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan aktivitas di area kerja.

Tahap awal dimulai dengan survey kondisi eksisting, meliputi identifikasi kerusakan seperti retak, amblas, serta genangan air akibat sistem drainase yang kurang optimal. Dari hasil survey tersebut, dilakukan pemetaan area perbaikan dan penentuan metode kerja yang sesuai dengan kondisi lapangan.
Selanjutnya masuk ke tahap persiapan dan pembongkaran, di mana area kerja diamankan sesuai standar K3. Material jalan lama yang rusak dibongkar, kemudian dilakukan pembersihan menyeluruh. Pada area yang terdapat genangan, dilakukan proses dewatering menggunakan pompa untuk memastikan kondisi dasar benar-benar siap dikerjakan.


Tahap berikutnya adalah perbaikan struktur dasar, meliputi perataan subgrade, pemadatan tanah, serta pemasangan lapisan pondasi. Setelah itu dilakukan pemasangan tulangan (wiremesh/besi) sebagai penguat struktur agar mampu menahan beban kendaraan berat dan mencegah keretakan di masa mendatang.
Proses dilanjutkan dengan pengecoran beton menggunakan mutu material yang telah disesuaikan dengan kebutuhan teknis. Pengecoran dilakukan secara bertahap dan presisi untuk memastikan ketebalan, kerataan, serta kekuatan permukaan sesuai standar. Setelah pengecoran, dilakukan finishing dan curing guna menjaga kualitas beton agar mencapai kekuatan optimal.


Hingga tahap akhir, pekerjaan ini berhasil menghasilkan jalan yang lebih rata, kuat, tahan beban, dan bebas genangan, sehingga mampu mendukung kelancaran operasional secara maksimal. Seluruh proses dikerjakan dengan kontrol kualitas yang ketat serta penerapan standar keselamatan kerja yang konsisten.


